Malam semakin sunyi
Bersamaan dengan hadirnya luka ini
Perih yang tak diharapkan terjadi
Kini tlah terulang kembali
Di tengah senyapnya malam
Ku semakin terbenam
Bersama hening alam
Butir butir mutiara beningpun
kian tak terbendung
mengucur deras
tanpa batas
Lara yang kembali terukir
tak dapat ku punngkiri
dan tak dapat pula ku sesali
Ku hanya berharap
semua ini kan berakhir
terhempas bersama hembusan angin semilir
karena ku sadar sepenuhnya
bahwa inilah TAKDIR
yang tak bisa ku hindari
lagi tak bisa ku ratapi
Di sisi lain hati ,
ku berjanji pada diri ini
kan menjadi yang TERBAIK
Dan pasti !
kan ku buktikan
bahwa,
Inilah AKU.......SANG PEMIMPI
skaligus SANG PEMBELAJAR SEJATI
dengan JIWA BESAR YANG TAKKAN PERNAH MATI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar